Sabtu, Juni 10, 2017

DOA MOHON TAUFIQ UNTUK BERSYUKUR, BERAMAL SHOLEH & KEBAIKAN KETURUNAN - [146]






رَبِّ أَوۡزِعۡنِيٓ أَنۡ أَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ ٱلَّتِيٓ أَنۡعَمۡتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَيَّ وَأَنۡ أَعۡمَلَ صَٰلِحٗا تَرۡضَىٰهُ وَأَصۡلِحۡ لِي فِي ذُرِّيَّتِيٓۖ إِنِّي تُبۡتُ إِلَيۡكَ وَإِنِّي مِنَ ٱلۡمُسۡلِمِينَ

Artinya: "Ya Tuhanku, tunjukilah Aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang Telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya Aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya Aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang yang berserah diri". ( Al – Ahqaaf [46] : 15 )



Doa di atas, yang juga menjadi bagian dari ayat Al-Quran, adalah do'a yang berhubungan dengan kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. Nama asli beliau adalah Abdullah bin Abi Qohafah. Beliau mendapat dua julukan yang sangat terkenal sehingga banyak orang yang lebih mengenal julukannya dari pada nama aslinya.Nama julukan beliau yang sangat terkenal itu adalah "Abu Bakar" dan "Ash-Shiddiq". Beliau dijuluki Abu Bakar karena beliau terkenal sangat akas dan trengginas dalam hal-hal kebaikan dan kebenaran terutama dalam hal bershodaqoh, bahkan Umar r.a. mengakui kalah dalam hal bershodaqoh dengan Abu Bakar r.a.

Sedang beliau mendapat julukan "Ash-Shiddiq" karena beliau sangat membenarkan Nabi Saw terutama ketika terjadi peristiwa Isro' Mi'roj, ketika banyak orang menghujat Nabi Saw dan tidak mempercayainya, justru Abu Bakar r.a. mengatakan :" Kalau itu (peristiwa Isro' Mi'roj) Muhammad yang mengatakan,lebih dari itu-pun saya percaya".

Dikisahkan, ketika Abu Bakar r.a.bersama Muhammad Saw dalam perjalanan ke Syam (Syria) usia Abu Bakar r.a. 18 tahun sedang usia Muhammad Saw 20 th. Dalam perjalanan itu, mereka berdua berhenti tidak jauh dari tempat tinggal seorang rahib. Abu Bakar r.a. pergi menjumpai rahib tersebut, sedang Muhammad Saw duduk sendirian di bawah sebuah pohon bidara.

Di luar dugaan Abu Bakar r.a. ketika terjadi dialog antara dia dengan rahib tersebut:
Rahib               : "Siapakah orang yang duduk di bawaqh pohon itu?".
Abu Bakar r.a. : "Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib".
Rahib               : "Demi Allah, ia adalah seorang Nabi. Setelah Isa a.s.. tidak ada seorangpun yang duduk di bawah pohon itu. Inilah Nabi akhir zaman.

Kata-kata rahib itu yang sangat terkesan di hati Abu Bakar r.a. yang selalu ada dalam ingatannya dan ia segera ingin menyaksikan bukti dan kenyataan dari apa yang dikatakan rahib itu. Dua puluh tahun kemudian masa penantian itu telah usai, Muhammad Saw menerima wahyu kenabian tepat pada usia 40 tahun. Mada dengan suka cita Abu Bakar r.a menyambut dan menerima risalah kenabian Muhammad Saw dengan sepenuh hati dan sepenuh keyakinan. Ia menjadi bagian dari generasai yang paling awal menerima Islam setelah Khodijah Ummil Mukminin r.a.

Abu Bakar r.a. sangat berharap agar seluruh keluarganya, ayah dan ibunya serta anak dan keturunannya mendapat hidayah dari Allah untuk menerima Islam dan menjadi hamba -hamba yang sholeh-sholihah. Dua tahun setelah keislamannya atau keteika beliau berusia 40 tahun. Sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Quran:  

رَبِّ أَوۡزِعۡنِيٓ أَنۡ أَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ ٱلَّتِيٓ أَنۡعَمۡتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَيَّ وَأَنۡ أَعۡمَلَ صَٰلِحٗا تَرۡضَىٰهُ وَأَصۡلِحۡ لِي فِي ذُرِّيَّتِيٓۖ إِنِّي تُبۡتُ إِلَيۡكَ وَإِنِّي مِنَ ٱلۡمُسۡلِمِينَ

"Ya Tuhanku, tunjukilah Aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang Telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya Aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya Aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang yang berserah diri". ( Al – Ahqaaf [46] : 15 )



Doa Abu Bakar r.a ini dijawab dan dikabulkan oleh Allah SWT. Ali r.a berkata : " Dikalangan kaum Muhajirin, tidak ada seorangpun yang berbahagia seperti kebahagian Abu Bakar r.a. Ia berbahagia karena kedua orang tuanya masuk islam dan doanya agar anak-anaknya menjadi sholeh.Dan hasilnya, semua anaknya telah masuk Islam dan menjadi anak-anak yang sholeh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Doa Memulai dan Mengakhiri Belajar – (199)

    a. Memulai Belajar dengan membaca :   رَضِيْتُ بِاللَّهِ رَبًّا, وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا, وَبِمُحَمَّدٍ نَبِـيًّا   وَرَسُوْلاً. ...